cuplikan cerpen kau pecundang

aku hanya ingin menulis aku hanya ingin menulis aku hanya ingin menulis
ya begitulah kalimat yang selalu terucap saat aku sedih benar benar tak mampu meluapkannya lewat perkataan.
terkadang kemampuan memahami diri sendiri itu tak banyak kita lakukan, apa yang kita rasakan kita biarkan lewat saja tanpa kita pahami apa sebenarnya maksud hati kita.
saya telah dikecewakan oleh diri sendiri, telah disakiti oleh kata kata sendiri. saya tersiksa setiap waktu hati saya seperti dipenjara benar benar tidak merasa bebas. Apa yang orang lain lakukan pada hidup saya ??????
menyakiti saya menyiksa saya bisa saja membunuh saya...........
sudah lewat batas waktu untuk selalu memberi  dan sekarang saya ingin meminta 1 saja, tentramkan hidup saya kembali utuh. bisakah???
jika tidak, saya mohon bantu saya untuk tidak mengingat anda.kalau saja bisa saya ingin benturkan kepala saya, agar amnesia.lupa lupa lupa dengan memori lama,
tapi saya berpikir, tuhan masih memberi saya kesempatan terbaik merasakan ini sebelum saya merasakan yang jauh lebih indah dari ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sandiwara (?)

ungkapan hati

apa itu nostalgia???