Sayap Hati

Patah.
Remuk.
Berserakan.
Mati.
Semu dan terasa kaku 
Ketika semua terlanjur mencuat kepermukaan 
Asing, terasa aneh dan hampa 
Semua kian mendekat menjadi seperti satuan gumpalan 
Wahai semesta dimana kenyamanan ??
Hati seperti rongsokan hina 
Penuh dengan kepura-puraan 
Penuh dengan kemunafikan 
Penuh dengan kedengkian 
Penuh dengan leburan dosa 
Namun masih berlaga seperti wajah malaikat 
Menjadi lemah dengan kebodohan yang ku ciptakan sendiri 

Sayap ku bisa patah remuk dan tak akan kembali 
Jika ku hanya menjadikan ini semua satu 
Bagaimana bisa ku perbaiki jika tak mengenali diri 
Sayap itu tak kan bisa ku kepak kan lagi 
Jika ku tak mencoba merekatkan yang patah 

KEPAKAN !!
Perbaiki sayap patah itu 
Kepakan kembalikan sayap-sayap itu 
Rentangkan selebar mungkin 
Rekatkan perlahan hingga  nyaman ku rasakan

Aku bisa mengembalikan semua 
Munafik
Dengki
Pura-pura
Wajah bak malaikat 
Hapuskan semua selaan itu 
Dengan sayap yang bernama hati 
Tak mudah namun pasti 
Hancurkan sedikit demi sedikit sakitnya 
Jadikan semua nyaman 
Dengan perlindungan bernama sayap hati  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sandiwara (?)

ungkapan hati

apa itu nostalgia???