Hidup Tanpa Seni itu Hampa
Malam sahdu menyentuh 21 juni 2013 pukul 19.00. Semalam yang diagendakan untuk rapat kepengurusan yang luar biasa bukan saja tempat rapatnya namun kata kalimat sharring ungkapan pendapat serta unek-unek semua terasa menyentuh sekali.
Ya disinilah bagaimana melihat sebuah loyalitas dan prioritas, kita sama-sama punya kegiatan yang kita anggap penting. Tidak semua kita perkirakan tepat dengan semestinya ya istilah de sein tidak sama dengan de sollen. Saya berkata seperti ini bukan karena saya merasa menjadi yang sempurna dari sebuah kepengurusan. Ya kadang lalai terkadang merasa lelah kadang merasa tidak sampai kehati, namun berusaha untuk loyal dan berusaha membalance kan antara akademik kegiatan satu dengan kegiatan lain. Sebenarnya saya tidak terlalu berharap dan suka nama saya berada dimana-dimana di kepanitiaan dalam satu waktu yang sama atau pegang suatu kepengurusan yang terkadang saya juga menjalankan sesuatu itu tidak totalitas. Ya manusiawi ya terkadang merasa lelah, namun melihat orang lain bisa melakukan dengan baik kenapa saya tidak bisa, hanya saja terkadang pikiran masih picik dan egois tinggi berpikir saya juga butuh istirahat dan tak ingin tumbang haaaha sungguh ironi pemikiran ini sangatlah picik tapi benar kan manusiawi sekali ya jangan salahkan juga. Siapa yang ingin maju ia yang berusaha menyeimbangkan semuanya, karena semua itu memang tergantung niatan masing-masing. Ini semua bakal berguna buat kamu nantinya, jangan berpikiran negatif terhadap sesuatu ataupun seseorang. Karena setiap orang punya prioritasnya masing-masing hanya saja bagaimana ia membalance kan semua kegiatan tersebut hingga semua bisa dijalankan dengan baik, ya ibaratnya ini sebuah amanah barang siapa mengerjakannya berarti ia jalankan amanah dengan baik dan barang siapa tidak menjalankan ia sudah melalaikan amanah yang orang berikan dan percayakan padanya.
Hidup tanpa seni itu hampa benar kenapa sering bergesekan diantara kita setiap orang tidak bisa hidup tanpa sebuah seni, kamu belajar (mengejar akademik) secara terus-menerus pasti kamu akan merasa bosan dan stress berkepanjang kamu isi dengan sebuah musik itu seni kan?
Sebuah institusi manapun setiap individu manapun tak akan bisa hidup tanpa sebuah seni.
Jadi disini lah kalian membutuhkan kami untuk menjalankan, secara tidak langsung anggap saja pemenuhan kebutuhan rohani kalian penghilang rasa kebosanan dan sebagai pelestarian sebuah budaya yang kita miliki. Jadi kenapa kita harus bergesekan??
semestinya kita tetap seperti magnet saling berdekatan dan tarik menarik.
SALAM BUDAYA
Komentar
Posting Komentar