obrolan kita wahai Tuhan
masih dalam proses tuhan masih dalam memperbaiki dinding yang roboh, engkau pasti tau bagaimana aku memperjuangkannya aku tak meminta banyak dan lebih namun aku hanya meminta apa yang sedang aku jalanin mendapat tempat dihatimu.
banyak yang aku ingat, banyak juga harapan banyak keinginan, namun sejenak aku juga pernah mengingat nasihat, kata-katanya yang selalu menyentuh batin dan hati yang paling dalam.
Aku bersyukur setidaknya dulu dan terus berharap hingga akhir hayat nanti aku masih bisa terus mendengar kalimat-kalimat pendorong semangat dihati ini untuk terus menjadi orang yang paling dicintai dan mencintaiMu.
Tuhan, aku belajar untuk terus berdamai dengan hati dan egoku, mendahulukan apa yang memang wajib yang harus aku lakukan. dalam setiap percakapan kita pasti aku selalu selipkan doa tentang itu, aku bisa aku mampu tuhan hanya saja mungkin prosesnya cukup memakan waktu yang lama, tuhan sabar kan aku ya aku sedang membangun keingginan itu didalam hati. iya aku pasti menantikan saat-saat itu. terima kasih wahai guru, lewat dirimu aku masih bisa berada didalam tahap ini. tahap yang dimana semua orang tak mau berada diposisi yang mungkin dianggap orang bodoh, namun aku belajar dari kebodohan yang pernah kubuat sendiri jika tidak begini bukankah aku menjadi bertambah bodoh di hadapanmu nanti, dimana dan apa yang akan kupertanggujawabkan. aku mencintai kedua orang tua untuk itu aku akan menjaganya, aku ingin dicintai olehMu untuk itu aku berusaha, aku ingin mendapat cinta penuh dengan ketulusan dan kejujuran untuk itu aku akan belajar terlebih dahulu. semoga tuhan apa yang terkadang aku selipkan dalam doa untukmu sedang kau tata berikut dengan kesuksesan hidupku.
menjadi seorang wanita yang dicintai, disayangi banyak orang.
Komentar
Posting Komentar