kamu adalah objek dalam ceritaku

hai selamat bertemu kembali, sudah lama tak menyapa semenjak kejadian mengharukan itu. kulihat kabarmu amat luar biasa diluar sana malah lebih baik dari yang kulihat sebelumnya :). kamu sedang berproses ya dengan fisik? aku sempat tersenyum geli namun sekaligus senang melihatnya walaupun dari jauh, menyapamu sama dengan menyapa angin tapi tak salah lah ya semoga sapaan angin itu membawa pada orang yang tepat yang ingin disapa. kamu bahagia, aku juga turut berbahagia disini.yang paling menyenangkan didunia ini adalah proses, sejauh mana proses sedang berjalan ada banyak cerita disana. suka, duka, bahagia, haru, perjuangan, sedih, merasa terlempar, merasa dipojokan, merasa dikasihani,merasa teruji dan merasa hidup penuh perjuangan. Jangan melihat jauh perjuangan, keberuntungan dan kehokian orang lain namun lihatlah proses mereka dalam mencapai kesuksesannya. :) hai kamu, selamat ya selamat menempuh hidup selanjutnya, aku senang sekali melihatmu dari jauh iya dari jauh hanya dari balik layar, dan aku berharap masih ada dan sempat bertemu denganmu di depan layar :P, entah bagaimana rasanya jika kita diberi kesempatan bertemu kembali dengan 4 mata, ada banyak cerita untuk kusampaikan padamu, entahlah kapan waktu itu sempat untuk menghampiriku. Aku tak banyak berharap pada sebuah pertemuan, malah aku mengingingkan pertemuan yang tak direncanakan oleh aku ataupun kamu namun rencana tuhan pasti lebih sesuatu :) 
menulis ini saja aku merasa senang, tak ada sampaian yang baik yang bisa dilakukan namun keingiinan dalam  dalam sebuah pengharapan yang mendorong aku untuk melakukannya. Hebat bukan, aku suka caraku mengimajinasi dan mengasah ingatanku dengan cerita lama. seolah olah aku lah seorang sutradara yang tau jalan ceritanya dalam tulisanku tapi memang benar aku sutradara dalam tulisanku, aku pembuat rasa terhadap tulisanku.
kamu, pernahkah mambaca tulisanku walaupun hanya 1 kisah saja, aku berharap jawabannya pernah :p 
kamu apakah pernah membaca tulisannku dan menganggap salah satu objek dalam tulisanku itu kamu? 
hanya menginspirasi untuk menulis, karna aku tau berbicara langsung atau menyampaikan secara langsung, aku akan mendapat dua pilihan, bisa saja kamu senang bisa saja kamu malah pergi menghindari. haaaaha 
saat kuliat wajah-wajahmu dari jauh aku hanya berdecak hem, baik sekali jauh lebih baik.
ah tuhan kenapa begitu indahnya perasaan ini, sampai aku harus bisa memahaminya berkali-kali untuk yakin.  
tak salah memang, dan aku bersyukur ternyata terkurung pada tempat yang aman, semoga suatu saat nanti kuncinya bisa aku temukan sendiri :') .  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sandiwara (?)

ungkapan hati

apa itu nostalgia???