sendu madu
sendu sore,
seseguk tertahan di kerongkongan yang kapan saja bisa pecah menjadi air, tangisan
sendu sore,
seperti kebanyakan di hari hari bulan november
basah oleh macam rasa
senang sedih duka bahagia
terlalu kecil hati ini, belum mampu menampung banyaknya ragam cerita
hari ini, seperti menahan padam amarah wajah diri
tak kuat menampung raut kekecewaan,
aku manusia biasa
maklumilah
hari ini hujan turun,
sontak hati sedikit berbahagia
mencoba menikmati tiap jengkal perjalanan
menengadahkan wajah ke atas, memandang langit yang sama sedang sendu
bersama mengeluarkan rintik air
aku ingin menagis, bersama air hujan
membiarkan kedua air bersamaan mengaliri wajah ini
membuat diri terlihat lebih tegar karna rintik air mata bukan hanya punyaku, tapi juga punya hujan
terima kasih
biarlah ini menjadi cerita, agar semakin kuat kedepan menampung kembali banyak cerita
Komentar
Posting Komentar